Skip to main content

Tanamkan Kesadaran Sejak Dini akan Sampah

            Sampah seakan menjadi hal yang bukan tabu lagi untuk diperbincangkan. Mungkin Sudah ribuan kali sosialisasi terhadap sampah dilakukan oleh Pemerintah, Lembaga – lembaga ataupun masyarakat sendiri sudah melakukan sosialisasi dari mulai menempelkan poster di jalan tentang larangan membuang sampah, dipampangkannya spanduk akan bahaya sampah, hingga dibuatkannya peraturan oleh pemerintah bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan akan didenda. Tetapi hal tersebut tidaklah cukup tidaklah ampuh untuk mengatasi orang – orang yang membuang sampah sembarangan.
            Sampah memang disatu sisi ada yang menguntungkan bagi lingkungan tetapi disisi lain menimbulkan kerugian bagi semuanya baik itu bagi manusia maupun bagi lingkungan. Seperti halnya sampah organik atau sampah alamiah yang dapat didaur ulang oleh tanah dengan cepat yang berbeda dengan sampah non-organik yang ketika tidak sengaja dibuang ke lingkungan yang asri atau ke taman yang masih elok sampah tersebut akan sulit didaur ulang bahkan tanah membutuhkan ribuan tahun untuk mendaur ulang sampah non-organik.
            Indonesia yang sudah terkenal didunia internasiaonal karena eksistensinya dalam Negara penghasil sampah bahkan berdasarkan data dari Jambeck pada tahun 2015, Indonesia berada diperingkat kedua di dunia penghasil sampah plastik ke laut setelah negara Cina yang setiap tahunnya Indonesia mampu menyumbangkan sampah lebih dari 100 juta ton.
 Miris memang melihat negara Indonesia yang dikatakan sebagai paru parunya dunia harus tercoreng namannya karena menjadi penghasil sampah terbesar kedua di dunia, Padahal Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK Tuti Hendrawati menargetkan pada tahun 2019 yang akan datang total jumlah sampah yang ada di Indonesia akan mencapai jumlah 68 juta ton. Target tersebut memang sulit diwujudkan, Tetapi jikalau kita ingin dan terus berusaha untuk menciptakan lingkungan yang terbebas dari sampah pasti cita cita tersebut terwujud. Memang tidak mudah tapi tidak mustahil jika kita mau berusaha dan do action. Contohnya dari hal yang kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan saat kita berkendara atau jalan, tidak membuang sampah sembarangan saat kita berkumpul dengan teman teman dan lainnya.
            Pemerintah juga harus lebih melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah, memberikan konsekuensi kepada pembuang sampah sembarangan yang kemudian harus terus dijalankan, memberikan pemahaman baik dan buruknya sampah kepada masyarakat. Pemerintah juga harus menyediakan lebih banyak lagi pembuangngan sampah organik dan non organik. Kemudian baik pemerintah maupun masyarakat harus bisa memanfaatkan sampah seperti halnya mendaur ulang bagi sampah non organik ataupun menjadikan pupuk bagi sampah yang organik.
Masyarakat juga harus memberikan pemahaman, kesadaran atau action sejak dini kepada anak cucu mereka karena menurut psikologi memberikan pembelajaran sejak dini akan mampu diingat oleh si anak tersebut dan terus tertanam sampai mereka dewasa kelak sehingga budaya membuang sampah sembarangan akan hilang. Oleh karrena itu, dalam hal ini semua pihak harus bekerjasama tidak hanya pemerintah, masyarakat pun harus ikut andil didalamnya. Karena seperti kata pepatah “Ringan sama dijinjing, Berat sama dipikul”.


Comments

Popular posts from this blog

Ceramah : Kebersihan Sebagian Dari Iman

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛ Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Ilaahi Robbi yang telah memberikan kita beribu-ribu kenikmatan, baik Nikmat Iman dan Islam ataupun Nikmat Sehat Wal'afiat, sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul tanpa satu halangan apapun dan tidak kurang satupun untuk hadir di acara yang Insya Alloh dimuliakan Oleh Allah SWT. Shalawat beserta salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Kita Muhammad SAW. yang telah memb...

Keluh Kesah Belajar Jurnalisme Dakwah

Assalamu’alikum Wr. Wb. Hello guys, Perkenalkan nama saya M. Awaludin saya adalah mahasiswa semester 3 di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung prodi yang saya ambil disini ialah Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Disemester ini saya dihadapkan dengan mata kuliah Jurnalisme Dakwah dengan dosen pengampu yaitu Bpk. Dr. Uwes Fatoni, M. Ag. Ngomong-ngomong apa sih itu Jurnalisme Dakwah? Mungkin sebagian orang yang berkecimpung di Dunia Pers berpikir apa sih itu Jurnalisme Dakwah? Memangnya ada Jurnalisme dengan kata Dakwahnya? Mata kuliah baru itu ya? Karena dalam bayangan mereka Jurnalisme yang dibumbuhi dengan dakwah itu terasa asing di telinga mereka, Jurnalisme Dakwah sendiri menurut pandangan saya tidak jauh berbeda dengan pengertian jurnalisme yang berarti sebuah catatan harian mengenai sebuh kejadian tetapi dalam hal ini dalam catatan tersebut mengandung pesan dakwah atau seruan kepada jalan Allah SWT. Oleh karena itu Jurnalisme yang d...

Puisi : Untukmu Pujaanku

"Kau hendak kemana?" tanyamu saat itu. Saat rintik hujan membasahi bumi alam. Satu jam lebih aku dengan nya berdiri diemper toko yang setengah terbuka. Mematung memandang satu sama lain. Jauh sebelum pertanyaan itu meluncur dari mulutnya. Kubiarkan pertanyaan itu menggantung. Tak ku jawab walau hanya dengan bahasa isyarat. Dan memang tak ada pula yang mengharuskan aku menjawabnya. Segera ku tembus rimbunya butir hujan yang jatuh di sore itu.  Kutinggalkan dia dalam diam, dalam pikiran dan pertanyaan yang menggantung atas sikap ku. Aku bukan tega, hanya memberinya ruang untuk bercengkrama dengan pikiranya. Aku rasa itu yang di butuhkannya saat hujan disore itu. -sm.adam