Skip to main content

Puisi : Untukmu Pujaanku

"Kau hendak kemana?" tanyamu saat itu.
Saat rintik hujan membasahi bumi alam.

Satu jam lebih aku dengan nya berdiri diemper toko yang setengah terbuka. Mematung memandang satu sama lain. Jauh sebelum pertanyaan itu meluncur dari mulutnya.

Kubiarkan pertanyaan itu menggantung. Tak ku jawab walau hanya dengan bahasa isyarat.
Dan memang tak ada pula yang mengharuskan aku menjawabnya.

Segera ku tembus rimbunya butir hujan yang jatuh di sore itu. 
Kutinggalkan dia dalam diam,
dalam pikiran dan pertanyaan yang menggantung atas sikap ku.
Aku bukan tega, hanya memberinya ruang untuk bercengkrama dengan pikiranya.
Aku rasa itu yang di butuhkannya saat hujan disore itu.


-sm.adam

Comments

Popular posts from this blog

Ceramah : Kebersihan Sebagian Dari Iman

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛ Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Ilaahi Robbi yang telah memberikan kita beribu-ribu kenikmatan, baik Nikmat Iman dan Islam ataupun Nikmat Sehat Wal'afiat, sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul tanpa satu halangan apapun dan tidak kurang satupun untuk hadir di acara yang Insya Alloh dimuliakan Oleh Allah SWT. Shalawat beserta salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Kita Muhammad SAW. yang telah memb...

Keluh Kesah Belajar Jurnalisme Dakwah

Assalamu’alikum Wr. Wb. Hello guys, Perkenalkan nama saya M. Awaludin saya adalah mahasiswa semester 3 di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung prodi yang saya ambil disini ialah Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Disemester ini saya dihadapkan dengan mata kuliah Jurnalisme Dakwah dengan dosen pengampu yaitu Bpk. Dr. Uwes Fatoni, M. Ag. Ngomong-ngomong apa sih itu Jurnalisme Dakwah? Mungkin sebagian orang yang berkecimpung di Dunia Pers berpikir apa sih itu Jurnalisme Dakwah? Memangnya ada Jurnalisme dengan kata Dakwahnya? Mata kuliah baru itu ya? Karena dalam bayangan mereka Jurnalisme yang dibumbuhi dengan dakwah itu terasa asing di telinga mereka, Jurnalisme Dakwah sendiri menurut pandangan saya tidak jauh berbeda dengan pengertian jurnalisme yang berarti sebuah catatan harian mengenai sebuh kejadian tetapi dalam hal ini dalam catatan tersebut mengandung pesan dakwah atau seruan kepada jalan Allah SWT. Oleh karena itu Jurnalisme yang d...